Tampilkan postingan dengan label Al Hijamah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al Hijamah. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2012

Maaf,Bukan Menyebarkan PORNOGRAFI

Jika anda beranggapan BEKAM adalah sesuatu yang mengada-ada,kuno dan terbelakang,tidak rasional maka dengan mengamati foto di bawah semoga anda tercerahkan.Bekam bukan hanya milik Islam,tetapi bahkan ada jauh sebelum islam datang.Jadi sesuai sunnah nabi,Bekam kemudian terus diamalkan sesuai petunjuk dan arahan nabi.Yang mengherankan kita,kok nabi tahu tentang BEKAM ya?????Padahal Beliau tidak bisa baca,dan tulis,internet pasti juga belum ada....juga ga sekolah kedokteran.Kok bisa-bisanya Beliau merekomendasikan tititk-titik yang paling bagus untuk pembekaman.
Jadi sangat aneh sekali kalo kita sebagai umat islam,tidak tahu tentang bekam.......
Kalo menurut saya : orang yang tidak tahu bekam,tidak tahu manfaat bekam bagi kesehatan,malah bilang bekam adalah kuno,terbelakang maka sebenarnya anda yang ga GAUL blas..
Kok bisa..
Ya bisa dong.Anda pasti malas membaca itu yang pasti.Coba anda baca buku-buku tentang bekam,banyak kok sekarang buku-buku tentang bekam bahkan penulisnya seorang Dokter.Anda tidak mau membeli buku???
Gampang!ada internet,tinggal ketik kata bekam dan klik....ribuan file tentang bekam sudah di depan mata.
Ga bisa internet....alias gaptek...itulah kenapa saya bilang tadi : anda ga gaul blasss...!
Maaf....bukan mengolok anda gaptek,Motivasi utama saya supaya anda mengenal bekam,mengamalkan bekam,mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW,mengambil MUTIARA yang anda sia-siakan bukan malah bilang kuno dan terbelakang.
Wong orang BULE aja pada bekam......!


Nah lhoooo!......









Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!

Sabtu, 03 Desember 2011

Oleh-Oleh dari Blitar

   Untuk menambah wawasan tanggal 19 november 2011 mengikuti pelatihan bekam di kota patria Blitar yang bertempat di gedung pertemuan dinas kesehatan Blitar.Atas undangan pak Agung Eko akhirnya memutuskan ikut pelatihan bekam dengan trainer dr.Zaidul Akbar dari jakarta.Seorang Dokter yang akhirnya memutuskan total dalam pengabdian di bidang thibbun nabawi.Bekam dalam kajian dunia kedokteran sangat mencengangkan hasilnya dalam usaha mengobati penyakit meski hasilnya ditutup-tutupi karena berbagai alasan.Pihak non islam tentu tidak ingin umat islam kembali berjaya dengan dunia kedokterannya dengan melabelkan pengobatan islam terbelakang dan kuno.Bahkan semakin maju dunia kedokteran,maka semakin banyak ragam penyakit yang sulit untuk disembuhakn dengan obat-obatan kimia.Thibbun Nabawi adalah sebuah ajakan untuk kembali kepada sunnah,kembali kepada alam yang melimpah akan berbagai tumbuhan yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit.Bahkan Alloh SWT melalui Al Quran yang mulia berfirman agar manusia meminum madu lebah karena di dalam ada obat bagi  manusia.

Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!

Rabu, 16 November 2011

PILIH TUSUK APA SAYAT? PILIH PISAU APA JARUM?


BEKAM ANTARA SAYATAN DAN TUSUKAN, MENURUT SYAR'I

Beberapa teman yang sedang menekuni Pengobatan Islam pernah bertanya : “ Apakah membekam dengan alat modern blood lancet ( tusukan ) tak sesuai dengan sunnah?” Bagaimana penjelasan syar’inya?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut perlu disebutkan terlebih dahulu beberapa teks hadits yang berhubungan dengan bekam, diantaranya :
Pertama : Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dari Nabi Shallallahu A’laihi Wassallam bersabda :
الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنْ الْكَيِّ
“Terapi pengobatan itu ada tiga cara, yaitu; sayatan bekam, minum madu dan kayy (menempelkan besi panas pada daerah yang terluka), sedangkan aku melarang umatku berobat dengan kayy.” (HR. Bukhari, no : 5680 ).
Kedua : Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu A’laihi Wassallam bersabda :
إِنْ كَانَ فِي شَيْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ أَوْ يَكُونُ فِي شَيْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ خَيْرٌ فَفِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ لَذْعَةٍ بِنَار وَمَا أُحِبُّ أَنْ أَكْتَوِيَ
“Apabila ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian lakukan, maka kebaikan itu ada pada sayatan bekam, minum madu, dan sengatan api panas (terapi dengan menempelkan besi panas di daerah yang luka) dan saya tidak menyukai kayy.” (HR. Bukhari, no : 5704 dan Muslim, no : 2205).
Dua hadits di atas dan hadits-hadits yang lain, semuanya menyebutkan dengan kata syarthotu ( sayatan ), dan tak ditemukan kata “ tusukan “ atau “suntikan” satupun dalam hadits-hadits di atas.
Makna Syarthoh
Kata Syartoh berasal dari rangkaian tiga huruf : syin, ra’ dan tho’, yang mempunyai arti tanda atau sesuatu yang terjadi pertama kali. Surthoh dipakai untuk menyebut polisi, karena polisi menggunakan tanda-tanda khusus ( seragam ) ketika mereka bertugas. ( Ibnu al Mandhur, Lisan Al Arab, 7/329-331). Syarith dipakai untuk menyebut pita-pita kaset, karena di dalamnya ada tanda-tanda tertentu sehingga bisa mengeluarkan suara jika dihidupkan. Asyrath As Saa’ah, dipakai untuk menyebut tanda-tanda hari kiamat atau bisa diartikan kejadian-kejadian yang mengawali datangnya hari kiamat.
Dari keterangan di atas, maka bisa kita katakan bahwa Syarthotu Hijamah dalam hadits di atas bisa diartikan sayatan bekam, karena sayatan merupakan tanda dari adanya praktek bekam pada tempat sayatan tadi, atau bisa dikatakan bahwa sayatan tadi merupakan awal kerja sebelum dimulainya proses pembekaman.
Al Mula Ali Al Qari’ di dalam buku Mirqah al Mafatih ( 13/258 ) menyebutkan bahwa Asy Syartah adalah memukul tempat yang dibekam agar keluar darinya darah, maksudnya di sini adalah asy-syaq (membelah/menyayat).
Mihjam ( alat ) atau Mahjam ( tempat ) ?
Bekam dalam bahasa Arabnya adalah al Hijamah yang berasal dari kata Al Hajmu artinya menyedot. Dikatakan : Hajama ash-Shobiyu tsadya ummihi, artinya bayi itu menyedot susu ibunya.
Tetapi para ulama berbeda pendapat di dalam mengeja bunyi hadits di atas, apakah dibaca Mihjam ( dengan kasrah ) yang berarti alat bekam atau Mahjam ( dengan fathah ) yang berarti tempat yang dibekam.
Berkata Al Hafidz Al Munawi : Maksud dari kata “Syarthotu Mahjam“ adalah mengeluarkan darah dengan bekam. Adapun “asy syartah “ adalah menyayat tempat yang dibekam untuk mengeluarkan darah. Adapun kata “Mahjam“ (dengan fathah) adalah tempat yang dibekam. Disebut secara khusus “ bekam “, karena kebanyakan pengobatan yang disertai pengeluaran darah dari tubuh, rata-rata menggunakan metode bekam. ( Al Munawi, At Taisir bi syarh al Jami’ ash shoghir, Riyadh, Maktabah Imam Syafi’I, 1988 : 1/ 756 ) Di dalam buku Faidhul Qadir ( 3/41 ), beliau menyebutkan bahwa al Mihjam ( dengan kasrah ) adalah botol yang dipakai oleh orang yang membekam yang di dalamnya akan terkumpul darah. Adapun al Mahjam (dengan fathah) adalah tempat sakit yang ingin dibekam, dan inilah yang dimaksud dalam hadits di atas.
Sedangkan Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqalani di dalam Fathu al Bari ( 10/141 ) mengatakan bahwa yang benar adalah “ Mihjam“ dengan mengkasrahkan huruf mim, yang berarti alat. Hal ini dikuatkan oleh Imam Suyuti di dalam buku ad-Dibaj ‘ala Muslim ( 5/220 ) yang menyebutkan bahwa Syarthotu Mihjam adalah besi yang dipakai untuk menyayat bagian yang dibekam agar darah bisa keluar. Hal sama juga disebutkan oleh Imam Nawawi dalam bukunya al Minhaj Syarh Shahih Muslim, Dar Ihya At Turats : 14 /197
Kesimpulannya bahwa Mihjam adalah alat untuk membekam, sebagian ulama mengatakan bahwa maksudnya adalah botol tempat untuk menyedot dan menampung darah, tapi ada juga yang mengatakan bahwa maksudnya adalah pisau untuk menyayat tempat yang dibekam.

Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!

Kamis, 03 November 2011

Mereka juga Berbekam

Bekam mungkin istilah yang asing bagi kita.Padahal kita umat islam dimana pada waktu nabi besar Muhammad SAW masih hidup,beliau selalu mengamalkan bekam dalam kehidupan keseharian.Bahkan di banyak hadist yang dapat kita temukan di shohih Al Bukhori dan shohih muslim seakan-akan bekam adalah pengobatan yang paling utama.Beliau SAW terkena racun [diracuni] oleh perempuan yahudi langsung memerintahkan untuk di bekam.Sewaktu beliau SAW sedang ihram sakit kepala juga minta di bekam.Bahkan perintah berbekam pun diserukan para malaikat sewaktu Beliau SAW  isra' mi'raj.Sedemikian penting tentu sebagaimana sholat juga diperintahkan sewaktu isra' mi'raj.Sudahkah kita ber BEKAM?Alhamdulillah jika anda menjawab sudah,kalau belum tentu saja sangat disayangkan atau bahkan bisa dipertanyakan kualitas ke islaman anda.Mengaku pengikut Muhammad SAW tetapi mengingkari sunahNya.Mutiara yang di acuhkan atau bahkan dilupakan padahal didalamnya terkandung manfaat yang sangat luarbiasa bagi kesehatan tubuh kita.

Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!