Rabu, 17 Februari 2010

Nasehat untuk Istri Tercinta


 

Wahai Perempuan, Akrablah dengan Al-Quran

Selasa, 26/01/2010 17:48 WIB
Kitab suci Al-Quran terbukti sebagai sebuah mukjizat yang tidak pernah lekang oleh waktu. Selama 14 abad lebih keberadaan Al-Quran, tak satu pun huruf di dalamnya berubah. Ratusan ribu Muslim menghafal dan menelihara bacaan-bacaan Qur-an dalam hati mereka. Al-Quran juga berisi fakta-fakta ilmiah menakjubkan, yang kebenarannya terbukti kemudian. Dan Allah Swt berjanji untuk melindungi dan menjaga kemurnian Al-Quran dalam firmanNya;
"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (QS.Al-Hijr :9)
Ayat-ayat Al-Quran ditulis dalam bahasa yang indah dan puitis. Lebih dari itu, salah satu bukti keajaiban Al-Quran adalah bagaimana kitab yang mulia itu mampu mengubah seseorang yang membacanya, memahaminya dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang suka membaca dan memahami dan mempelajari tafsir Al-Quran biasanya dibarengi dengan perubahan yang baik dalam gaya hidupnya, kebiasaan, peribadahan, hubungannya dengan orang lain dan kehidupan spritualnya.
Dalam kaitannya dengan kaum perempuan, Al-Quran memberikan pengaruh yang besar. Yang utama adalah untuk lebih menguatkan keimanan akan keesaan Allah Swt sehingga mereka terhindar dari penyakit hari dan perbuatan syirik sesuai yang tersebut dalam firmanNya;
"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun." (QS. An-Nisaa' :36)
Seorang perempuan yang sering membaca Al-Quran tidak mudah silau dengan gemerlapnya dunia. Sudah menjadi kecenderungan kaum perempuan menyukai harta benda, perhiasan bagus, sepatu dan pakaian indah dan barang-barang mewah lainnya dan kadang sangat khawatir dengan penampilan fisiknya, sehingga bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempercantik diri. Jika tidak waspada, hal-hal semacam itu akan membuat tergelincir menjadi pecinta dunia dan tidak menempatkan cinta pada Allah Swt sebagai cintanya yang utama. Semuanya itu tidak akan terjadi jika perempuan yang bersangkutan mengetahui ajaran-ajaran dalam Al-Quran.

Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!

Sabtu, 13 Februari 2010

Dua Tahun Sudah

 
(Lihat lah gaya nya....!)
     Tak terasa 2 tahun sudah,usia pangeran kecilku.Alhamdulillah syukur kepada ALLAH swt atas limpahan semua nikmat hidup,kemudahan-kemudahan dan kesehatan yang kita nikmati secara cuma-cuma.Seperti baru kemarin dan teringat dengan jelas dalam ingatan semua proses kehidupan yang teramat mudah dirasa.Maha benar ALLAH SWT,sungguh hanya Dia-lah yang Maha Memudahkan kehidupan kami sekeluarga.Maret 2007 kami menikah,pertengahan bulan mei 2007,istri dinyatakan hamil.Kami tidak mengira akan secepat itu,meski kami memang tidak mempunyai niat untuk menunda kehamilan.Tapi bukankah diluar sana begitu banyak cerita betapa sulit untuk mendapatkan seorang anak.5 tahun bahkan puluhan tahun dinanti dengan kesabaran yang melimpah akan hadirnya cahaya mata bagi pasangan suami istri.Bahkan di dalam Al Quran di abadikan kisah Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim tentang hadirnya keturunan yang dinanti tak kunjung datang padahal usia sudah sangat tua.Utaian doa di dalam Al Quran agar diberi keturunan yang sholeh,sesungguhnya adalah kalimat-kalimat doa Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim.Lihat kisah Nabi Zakaria di dalam Al Quran surat 3;38-41.Lihat kisah Nabi Ibrahim dalam Al Quran surat Huud;69-73.Kembali tentang kehamilan istri yang sungguh ternyata kesusahan yang semakin bertambah-tambah tiap bulan,dari mulai ngidam,muntah-muntah,badan lemah,pusing,tidur susah karena jabang bayi dalam kandungan lumayan aktif bergerak-gerak.9 bulan semua penderitaan harus dirasa dan dijalani dengan kesabaran agar kelak dapat melihat generasi baru yang akan mewarisi hidup kita.Perkiraan kelahiran oleh dokter adalah 24 februari 2008 mengikut siklus haid terakhir,bisa saja maju atau mundur seminggu.Setelah 2 bulan terpisah,karena istri pulang dulu ke indonesia,awal februari 2008 saya pulang ke indonesia langsung ke ponorogo.3 februari kalo tidak salah saya ke bogor,menyusul istri karena berencana melahirkan di ponorogo.

Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!

Kamis, 11 Februari 2010

BOEDIONO BENAR-BENAR NEOLIB


Rabu, 10/02/2010 10:12 WIB

Bertemu, Soros-Boediono Saling Tersenyum

Ketua Institute Keterbukaan Masyarakat (Open Society Institute) George Soros, menyambangi Istana Wapres. Soros melakukan pertemuan dengan Wapres Boediono.
Soros tiba di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2010) pukul 09.00 WIB.
Soros yang terbalut jas warna abu-abu langsung disambut Boediono yang mengenakan kemeja warna putih lengan pendek. Soros dan Boediono langsung berjabat tangan dan melempar senyuman.
Soros datang didampingi Direktur International Operation Open Society Institute Geogre Vickeris, Indonesia Program Directur Open Society Institute Zohra Dawood, Yuli Ismantono dari Yayasan TIFA. Pertemuan berlangsung tertutup.
Belum diketahui agenda yang dibahas. Namun menurut informasi, pertemuan nanti akan membahas sejumlah agenda penting terkait dengan kerjasama dua belah pihak. Meski demikian, belum diketahui secara detail pembahasan yang akan berlangsung nanti.

Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!

Selasa, 02 Februari 2010

Jimat Bertuliskan Ayat Al-Quran

Rabu, 02/12/2009 14:31 WIB

Assalamualaikum Pak Ustadz,
Saya ingin menanyakan mengenai hukumnya menggunakan 'jimat', berupa kertas yang bertuliskan ayat2 Al Quran. Apakah dibenarkan dalam Islam apabila penggunaannya untuk menolak / agar kebal terhadap santet dari orang-orang yang berniat jahat kepada kita? Perlu diketahui bahwa 'jimat' ini diberikan oleh seorang kiyai. Tetapi saya ragu apakah ini termasuk dalam kategori syirik atau tidak. terimakasih sebelumnya.
NH di Jakarta

Jawaban

Waalaikumussalm Wr Wb
Saudara NH yang dimuliakan Allah swt
Allah swt telah menurunkan Al Qur’an agar manusia berubadah didalam membaca dan mentadabburi makna-maknanya sehingga mereka mengetahui hukum-hukumnya serta mengamalkannya. Karena itulah Al Qur’an merupakan nasehat dan peringatan bagi mereka yang dapat melembutkan hati, membuat gemetar kulit, menjadi obat penyakit-penyakit hati seperti kebodohan dan kesesatan, mensucikan jiwa dari berbagai kotoran syirik, maksiat dan dosa-dosa.
Allah swt menjadikan Al Qur’an sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang yang hatinya terbuka, menggunakan pendengarannya dan dia menyaksikan, firman Allah swt :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Artinya : “Hai manusia, Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus : 57)
اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاء

Artinya : “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Az Zumar : 23)
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَن كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيدٌ

Artinya : “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang Dia menyaksikannya.” (QS. Qaff : 37)
Allah swt menjadikan Al Qur’an sebagai mu’jizat bagi Rasul-Nya, Muhammad saw dan sebagai sebuah tanda terbesar bahwa dirinya adalah seorang rasul dari sisi Allah swt kepada seluruh manusia agar beliau saw menyampaikan syariat-Nya kepada mereka, sebagai rahmat bagi mereka serta untuk menegakkan hujjah atas mereka.
Allah swt berfirman :
وَقَالُوا لَوْلَا أُنزِلَ عَلَيْهِ آيَاتٌ مِّن رَّبِّهِ قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِندَ اللَّهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُّبِينٌ ﴿٥٠﴾
أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ يُتْلَى عَلَيْهِمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَرَحْمَةً وَذِكْرَى لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ ﴿٥١﴾

Artinya : “Dan orang-orang kafir Mekah berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat- mukjizat itu terserah kepada Allah. dan Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata". Dan Apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al kitab (Al Quran) sedang Dia dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al Quran) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al Ankabut : 50 – 51)

Baca Selengkapnya dan Rajinlah membaca..!!!